Kamis, 14 Oktober 2010

Steet Edwin Gadungan

 Kisah ini kudapat dari temanku Abed&Mas Kirun.
Pada hari minggu mereka libur tanpa ada kegiatan,hari itu Abed menonton acara Discovery yang menampilkan  petualangan pecinta alam.Hmmm...kalau tidak salah Steet Edwin itu adalah nama pemandu acaranya.Disana Ia menampilkan video-video saat Ia berburu ular,burung,buaya dan sejenis hewan-hewan lainnya tanpa melukai mereka.
Saat Abed asyik menyaksikan acara tersebut,tiba-tiba Mas Kirun datang.Ia ikut nimbrung di depan TV itu.
Wah...dia sangat antusias sekali saat melihat Steet Edwin berburu burung gagak,tersirat dalam benaknya ingin mencoba-coba hal yang sama.Dia orangnya memang agak latah.heuheuheu...(^_^)
Setelah acara Discovery selesai Mas Kirun mengajak Abed untuk mencari sarang burung di kebun sebelah,kebun itu terletak di sebelah pabrik mereka bekerja.Ia bukan semata-mata mencari sarangnya saja,tapi Ia berniat untuk memelihara anak burung.
 Singkat cerita sampailah mereka di kebun yang mereka tuju,disana mereka celingukan mencari-cari sarang burung di setiap pohon,sampai ngubek-ngubek seisi kebun.Dan pada akhirnya mereka menemukan juga satu sarang burung di atas pohon yang menyerupai pohon ceremai (dahannya tidak begitu besar dengan daun-daun yang merindang).Mas Kirun tampak kegirangan saat melihat sarang burung itu bertengger di puncak pohon tersebut.Abed bilang tampangnya mirip sekali dengan bebek nemu keong racun,kalap bukan buatan.
Lalu dengan PDnya Ia menyuruh Abed menyuting dia dari bawah saat Ia memanjat pohon itu nanti,ceritanya dia ingin mengikuti jejak Steet Edwin (Konyol bukan main).Tanpa banyak cing-cong Abed menuruti perintahnya,kebetulan HP Abed juga baru so dia juga lagi demen-demennya jeprat-jepret photo plus ngerecam video.Menurutku mereka termasuk salah satu contoh Simbiosis mutualisma.Xixixixi....
  "Klik.." Recaman HP Abed sudah siap menyuting Mas Kirun yang memanjat perlahan di pohon itu.
Sesekali Ia menoleh ke arah Camera sambil melambaikan tangannya seraya berucap "Haiiii.....!!!".
Abed cuma senyum-senyum melihat tingkah laku sahabatnya itu yang super Narsis.
Hingga sampailah Mas Kirun di puncak pohon itu,dengan hati-hati Ia menggapai-gapai sarang burung tersebut.Saat sarang burung itu sudah ada di tangannya,Ia langsung melihat isinya yang ternyata tak ada anak burung ataupun telur burung di dalamnya,yang ada cuma kotoran burung yang sudah mengering menjadi jejak.
Mas Kirun tampak sebal tapi masih tetap berakting di depan camera Abed,Ia tersenyum sambil menujukkan sarang burung tersebut ke arah camera.Tiba-tiba geleberrrr....Burung jalak terbang di atas Mas Kirun,kira-kira berjarak 2 meter dari kepalanya.Mas Kirun terkejut lalu mendongak ke atas dengan pandangan tak menentu arah,tiba-tiba "Crot" Burung itu buang air besar tepat di atas hidungnya Mas Kirun,tanpa Ia sadari sebelumnya.(Busyet...kok bisa tepat gitu yach???!! Aneh Bin Gokil).
Ia kaget bukan main,lalu mengusap-usap kotoran itu kemudian menciumnya berkali-kali untuk memastikan apakah gerangan yang menclok di hidungnya itu.
"Aduh....apa'an nich Bed,hmmm..hmm..hmm..." Tanya Mas kirun sambil mengendus-endus kotoran itu,posisi masih tetap mengarah pada camera HP Abed.
Abed cekikikan melihat tingkah Mas kirun macam orang kebingungan.
"Aduh.ckckckckck....Tobaaatttt...Tobaaaaatttt......Tai burung Bed,Tai Burung...Cuih....Berengsek,ga sopan tuh Burung" gerutunya kesal sambil menjambret-jambret dedaunan untuk menyusut kotoran burung yang nempel di hidungnya.
Tawa Abed meledak saat merecam hidung Mas Kirun belepotan oleh tai burung itu.
"Masih untung yang terbang di atasmu itu burung jalak Run,kalau sapi yang terbang di atasmu barusan bisa penuh mukamu oleh tai sapi" Abed meledek Mas Kirun lalu tertawa terpingkal-pingkal.
Recaman videonya masih ada,kata Abed mau di abadikan sebagai kenangan lucu waktu kerja di Taiwan.
Jiaaaahahahahahahaha.....Dari cerita diatas Mas Kirun sekarang dapat julukan Steet Edwin Gadungan.
(^_^)
By.Leedya Aulia Seam's

Tidak ada komentar:

Posting Komentar