Dalam keadaan sehat walafiat&sesadar-sadarnya aku menulis curhatanku ini.........(^_^)"
Mau tertawa,mau terharu,mau dibaca atau tidak,aku tak memaksa untuk itu.
Lama aku berfikir untuk menenangkan keruhnya jiwaku (~_~)".
Butuh waktu untuk ku tersadar dari jajahan hawa esmosi.
Sebelumnya maafkan aku yg terlalu membencimu&tak sanggup untuk memaafkan semua perbuatanmu.
Kau tahu sendiri akupun hanya manusia biasa yg punya hati&emosi.
Asal kau tahu,jujur aku pernah menyayangimu...setulus hatiku karna kebaikan&kasih sayang yg tlh kau berikan padaku.Namun...siapa sangka??? Orang yg kupercaya&kusayangi sepenuh hati ternyata menipuku mentah-mentah dengan segenap cinta jadi senjata,jadi semua janji&planing2 indah untuk ke depan sana hanyalah mimpi semu belaka.Hah.hahahahahaha...hiks.hiks.hiks..Aku nyaris gila di buatnya.
Aku menertawakan kebodohanku&menangisi semua impianku yg harus ku lepas dgn ikhlas...
Hatiku bagai dirajam pisau belati saat kau mengakui kebohongan2mu&mengatasnamakan semua itu karna kau terlanjur amat mencintaiku&takut kehilangan aku.Kejam...sungguh membuatku tak terima akan perbuatanmu.
Esmosiku meruncing saat orang2 di pihakmu memojokan aku sebagai pihak ke tiga.Aku smakin tertekan,muntab&berontak dgn semua itu,sungguh tak punya perasaan.Namun apa yg kau lakukan saat itu??? Hanya diam membisu&tak ada pembelaan terhadapku,hanya bisa menenangkan hatiku dgn janji2 palsu.Aku memilih pergi darimu,akupun merasa kasian kepada tunanganmu itu.Ku lihat dia begitu mencintaimu,tapi kenapa kau tega menghianati dia&mempermainkan perasaanku.TERLALU...SUNGGUH TERLALU KAU IRWAN.
Yang lebih membuatku membencimu adalah kau sllu datang berkali-kali mengusik hidupku berniat meluluhkan bekunya hatiku.Katamu kau sudah tak ada rasa terhadap tunanganmu itu&tak bisa melupakan aku (maaf yach...bukannya aku GR,tapi itu adalah kenyataan,entah sungguh2 atau hanya skdr rayuan aku tak bisa membedakannya karna sikapmu memang tulus kepadaku).Entah setan dari mana,aku bisanya menerimamu kembali (apa mgkn karna rasa cinta yg msh tersisa atau krn tersentuh oleh sikapmu yg begitu tulus kpdku),namun...sayang...setiap x kuberi kesempatan kau selalu mengecewakanku di akhir cerita.Bagiku kau masih sama adalah seorang yg SERAKAH akan cinta.Aku tak terima,aku sudah lelah&enggan meladeni kau yg sllu dtg dengan segenggam maaf lalu menorehkan duri saat hatiku mulai berbunga.Andai kau berada di posisiku,ku yakin kaupun tak kan terima.Sungguh tak dinyana kau yg pencemburu buta nyatanya adalah raja selingkuh yg kasat mata..Dan dari situlah aku bertekad tuk membalas dendam&memberi pelajaran untuk pria sepertimu.
Akui saja semuanya Boy,kau jangan munafik di depan orang lain.Bibirmu,sikapmu boleh saja menutupi kesalahan&kebusukanmu,tapi hatimu...tak mampu membohongi dirimu sendiri bukan??.Aku sungguh amat sangat membencimu....dan puas akan pembalasan dendamku itu.(^_^) namun luka di hati blm lunas karna kau masih saja MUNAFIQ di hadapan org lain.
*Aku merenung lagi......memposisikan diriku sbg dirimu saat ini*
Yach...seperti yg kau bilang dulu,kau malu trhadap keluarga tunanganmu&terhadap sodara2mu.
Semua sdh terlanjur&tk mgkn di batalkan begitu z,lagi pula dia msih tetap setia menantimu kembali (tenang z fikimu).Yach...akupun bs mengerti itu.maka dari itu aku rela melepasmu saat itu meski sebenarnya hatiku harus menahan luka yg kian meradang dlm dada (adakah kau berfikir dari sisi aku???).
Lalu..mengapa kau selalu z hadir dlm kehidupanku,lagi-lagi kau merajuk untuk kembali&masih selalu menggores luka baru dlm hatiku.Yach..itulah cinta yg mampu mempermainkan perasaan manusia,Aku tahu kau sdh terikat oleh bayang2ku,kaupun sudah mengerti aku&mencintai semua kelebihan srta kekuranganku.
Aku tahu itu seperti yg selalu kau bilang&buktikan kepadaku,meski kau masih membisu di hadapan org ln.
Aku mulai membaca sikapmu...aku mulai mengerti apa maumu.
Berselingkuh selamanya bersamaku.aku sangat yakin...hatimu pasti mengiyakan semua kata2ku.
Maaf...aku bukanlah wanita bodoh yg mau di jadikan bulan2anmu.
Maklumilah jika aku membencimu karna kau selalu meremehkan niat baikku.
Aku sangat bersyukur karna aku sudah tahu sejatimu.pun rasa cinta itu telah lunas tak bersisa dlm hatiku.
Aku benar2 ikhlas kau bersamanya&aku sangat bahagia jika kau tak hadir lagi dalam kehidupanku.
Aku tak seperti mantanmu itu yg selalu mengusik kehidupanmu,bahkan aku lebih memilih tak pernah melihatmu lagi karna dgn demikian aku bisa melupakanmu sampai ke akar2 kenangan hitam itu.
Silahkan Intai aku&lihat perkembangan hidupku,tapi jgn sekali2 kau usik kedamaian hidupku bersama orang yg aku cintai sepenuh hati.Biarkan aku bahagia,akupun berharap kau bahagia bersamanya.
Mendendam itu hanya membuat batinku semakin tersiksa.Mata&hatiku telah terbuka,dari pada mengenang masa lalu&mendendam tanpa akhir,yach...lebih baik aku memperbaiki diri&bahagia dr sebelumnya.
Aku yakin aku pasti bahagia&sukses dalam cita&cinta yg ku rajut sekarang ini.Aku memang seorang pemimpi,hidup bermodalkan khayalan yg kan ku wujudkan dgn perjuangan,pengorbanan,doa&senyumanku yg selalu abadi mengukir bibirku.Biarkan org ln mencibirku,aku tak peduli untuk itu,akan ku buktikan&ku pegang cibir-nyinyir mereka sbg cambukan penyemangatku.
Ciayooooooooooooo...........Insyallah aku bisaaaaaaaaa.........
Selamat tinggal masa lalu,selamat tinggal penderitaanku...........
(^_^) Leedya Aulia Seam
Ku ikrarkan hati untuk maju melangkah pergi,menerobos dinding2 gelap ini...
Biar...aku ikhlaskan peluh&airmataku basahin jiwaku sirami hatiku..
Aku akan tetap terus melangkah...
ketika aku tenggelam,dalam kesunyian hati,ku coba mendamaikan jiwaku..
Sepatutnya aku mampu melaluinya menjejakan hatiku di atas kebahagiaan sejatiku...
Kan kusimpan rapi kenangan itu dalam hati&semuanya kan ku jadikan pelajaran berharga untuk ke depanku.
Indah di awal cerita,rancu di akhir cerita.tak akan ada lagi istilah merajuk meski sekedar menyambung silaturahmi aku sudah TAK SUDI.Kiranya itu adalah kebijaksanaan&kebaikan bersama.
Terima kasih Tuhan....Aku hanya bisa tersenyum saat melihat diriku memuntahkan semua kebencianku.
Kan kubalut luka lama ini dgn segenap kesabaran serta keikhlasan.
Biarlah...semua kan menjadi warna dalam hidupku.
Bahagiaku bernaung di bawah payung cintaMu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar